Minggu, 28 April 2013

Aliran Seni Lukis Mancanegara



1.  Budaya Rupa Zaman Pencerahan (Renaissance)

     Zaman pencerahan atau lebih dikenal dengan zaman Renaissance merupakan era kebangkitan kebudayaan Eropa dari masa kegelapan yang amat dikuasai oleh pihak gereja.Terjadi pada abad ke-15 sampai 16 berpusat di Itali yang berpengaruh sangat luas di seluruh Eropa.
Di zaman ini para manusia jenius dan seniman mendapatkan penghargaan yang luar  biasa dimata masyarakat. Karya seni yang semula bersifat pemujaan kepada keagungan Tuhan,mulai berkembang pada obyek manusia dan alam.
Renaissance kerap diartikan sebagai kebebasan berfikir dan kebebasan meneliti apa saja yang ada di dunia,dan diungkapkan dalam karya seni. Tokoh yang terkenal yaitu Leonardo da Vinci (1452-1519) Michael Angelo (1475-1564) dan Raphael Santi (1483-1520).mereka tidak hanya terkenal dalam bidang seni lukis,tapi mahir juga dalam bidang seni patung,arsitektur.anatomi,science,filsuf dan seorang perancang segala bisa.


" creation of Adam" Michele angelo

 " Monalisa" Leonardo da Vinci

" Universitas of Athena " Raphael Santi




2.  Budaya Rupa Barok dan Rokoko
      Gaya Barok berkenbang pada paruh kedua abad ke-16,setelah seni rupa dari Italia berkembang dan meluas ke berbagai Negara Eropa. Ciri utamanya adalah adanya kebebasan seniman untuk mengekspresikan diri melalui karya-karyanya dan karyanya lebih hidup.Seniman yang terkenal Peter Paul Ruben (1577-1640) berasal dari Belanda,dia juga sebagai pelopor gaya Barok.Rembarndt van Rijn (1606-1669)terkenal sebagai pelukis yang lihai menyusun efek cahaya.
Gaya Rokoko dinilai sebagai penyelewengan gaya Barok yang telah jenuh,ciri gaya ini adalah terdapatnya hiasan yang berlebihan, baik pada bangunan,seni patung, maupun seni lukis. Tokoh seniman ini yaitu Antoine Watteau (1684-17212).



 " Night Watch " Rembard

" Samson and Delailah " " Fall of Pateon " Peter Paul Ruben



3.  Neoklasisme dan Romantisme.
      Gaya klasisme atau klasik adalah gaya yang diadopsi pada zaman kejayaan Romawi   dan Yunani. Monumen bergaya klasik “ L Arc de Tiomphe yang di rancang oleh  Chalgrin pada tahun 1936 pada masa pemerintahan Napoleon Bonaparte,dan pelukis yang terkenal yaitu J.Louis David.
Romantisme berkembang di Eropa pad abad ke-19 dengan tema-tema fantastic,penuh khayalan,petualangan dengan suasana yang didramatisir. Diantara pelukisnya adalah E. Delacroix (1798-1963) Jean Baptiste Camille Corot (1796-1875) T. Gericault


" Oat of Horati " JJ Louis David

 " Rakit Medusa" T. Gericault


" Liberty leading  people " E. Delacroix


4. Realisme 
         di dalam seni rupa berarti usaha menampilkan subjek dalam suatu karya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari-hari tanpa tambahan embel-embel atau interpretasi tertentu. Maknanya bisa pula mengacu kepada usaha dalam seni rupa unruk memperlihatkan kebenaran, bahkan tanpa menyembunyikan hal yang buruk sekalipun.
Pembahasan realisme dalam seni rupa bisa pula mengacu kepada gerakan kebudayaan yang bermula di Perancis pada pertengahan abad 19. Namun karya dengan ide realisme sebenarnya sudah ada pada 2400 SM yang ditemukan di kota Lothal, yang sekarang lebih dikenal dengan nama India.realis selalu berusaha menampilkan kehidupan sehari-hari dari karakter, suasana, dilema, dan objek, untuk mencapai tujuan Verisimilitude (sangat hidup). Perupa realis cenderung mengabaikan drama-drama teatrikal, subjek-subjek yang tampil dalam ruang yang terlalu luas, dan bentuk-bentuk klasik lainnya yang telah lebih dahulu populer saat itu.
Dalam pengertian lebih luas, usaha realisme akan selalu terjadi setiap kali perupa berusaha mengamati dan meniru bentuk-bentuk di alam secara akurat. Sebagai contoh, pelukis foto di zaman renaisans, Giotto bisa dikategorikan sebagai perupa dengan karya realis, karena karyanya telah dengan lebih baik meniru penampilan fisik dan volume benda lebih baik daripada yang telah diusahakan sejak zaman Gothic.
Kejujuran dalam menampilkan setiap detail objek terlihat pula dari karya-karya Rembrandt yang dikenal sebagai salah satu perupa realis terbaik. Kemudian pada abad 19, sebuah kelompok di Perancis yang dikenal dengan nama Barbizon School memusatkan pengamatan lebih dekat kepada alam, yag kemudian membuka jalan bagi berkembangnya impresionisme. Di Inggris, kelompok Pre-Raphaelite Brotherhood menolak idealisme pengikut Raphael yang kemudian membawa kepada pendekatan yang lebih intens terhadap realisme.
Teknik Trompe l'oeil, adalah teknik seni rupa yang secara ekstrem memperlihatkan usaha perupa untuk menghadirkan konsep realisme. seniman Gustavo Coubert, Camilloe Corot.


 Gustavo Courbert

5. Impresionisme
     Gaya ini dipelopori oleh Cloudio Monet (1840-1926). Pada saat pameran lukisannya berupa bunga teratai di pagi hari yang digambar tersamar dan kabur hanya mengandalkan efek cahaya. Oleh sebgaian kritikus seni disebut ‘Impressionistik’ yaitu suatu lukisan yang menampilkan bentuk yang sederhana ,terlampau biasa dengan hanya menggunkan dominasi kesan cahaya. Seniman yang lain penganut faham ini yaitu seperti Eduard monet,Aguste Renoir, dan Camilio Pissaro.Gaya ini berkembang pada masa itu seiring ditemukannya Kamera untuk memotret.


Renoir




Claudio Monet


6. Seni Abad 20
    a. Ekspresionisme
Ekspresionisme adalah suatu aliran dalam karya seni rupa yang melukiskan suasana emosi kesedihan,kekerasan,kebahagiaan,atau keceriaan dengan ungkapan  rupa yang emosional dan ekspresif. Pelukis yang terkenal pada gaya ini adalah
 Vincent van Gogh (1853-1890) mengekspresikan gejolak jiwa yang diakibatkan penderitaan dan kegagalan hidup.Salah satu karyanya yang terkenal yaitu Malam Penuh Bintang(1889) yang mengekspresikan kegairahan yang tinggi sekaligus perasaan kesepian. Pelukis lainnya adalah Wassily Kandinsky (Rusia 1866-1944) dan Paul Klee (1879-1940).  

  "stary night" Vincent van Gogh
 
b.  Kubisme
Kubisme adalah aliran dalam seni rupa yang bertitik tolak dari penyerdahaan bentuk-bentuk alam secara geometris (kotak-kotak atau persegi).Pemahaman dimensi keempat sebagai adanya konsep ruang dan waktu dalam lukisan,pada setiap sudut lukisan terlihat obyek yang pecah-pecah dengan posisi waktu yang berbeda. Tokoh aliran kubisme ini adalah Pablo Picasso (1881-1993) judul lukisannya Les Demoidelles dan Guernica serta George Braque (1882-1963).
"Guernica" Pablo Picasso

c.   Abstrakisme
Yaitu aliran yang menggambarkan obyek alam secara tidak nyata atau tidak riil,wujud karya tidak menyerupai atau menyerupai alam, tetapi menampilkan bentuk fenomena yang unik dan artistic. Unsur garis, bentuk, dan warna tidak terbatas pada bentuk-bentuk yang ada di alam. Salah satu perintis seni abstrak adalah Wassly Kadinsky, dan P.Mondrain. Seni abstrak pada dasarnya berusaha memurnikan karya seni, dan hanya mengandung unsur garis dan warna.
 
d.   Dadaisme dan Surealisme
Dadaisme adalah gerakan seni rupa modern yang memiliki kecendrungan meniadakan hokum keindahan yang ada sebgai protes terhadap situasi social yang tidak menentu setelah Perang Dunia I. Ciri khas aliran Dadaisme adalah perpaduan beberapa lukisan,patung,atau barang tertentu dengan menambah unsure yang tidak lazim sebgai protes atas kesadaran sekitar yang tidak menentu. Contohnya lukisan reproduksi lukisan monalisa yang diberi kumis. Seniman yang termasuk dalam gaya ini adalah Hugo Ball, Hans Arp, dan Marcel Duchamp (1917).
Aliran Surealisme adalah penggambaran dunia fantasi psikologis yang diekspresikan secara verbal,tertulis maupun lisan. Ciri aliran ini adalah penggambaran dunia mimpi,khayal,dunia yang tidak mungkin,dunia mistik,horror dan dunia tidak masuk akal.(absurd). Beberpa tokoh penting aliran surealisme antara lain Chirico, Salvador Dali, Max Ernst, Jean Arp, Joan miro, dan marc Chagall. 


7. Seni Kontemporer (Seni Masa Kini)
Istilah seni konyemporer umumnya dipergunakan untuk mengelompokan gaya-gaya seni rupa yang sezaman dengan pengamat atau yang menjadi kecendrungan popular dan dipilih oleh para seniman dalam rentang lima puluh tahun terkhir hingga sekarang.

a.   Pop Art
Aliran Pop Art dicetuskan oleh kritikus Inggris Lawrence Alloway 1954. Istilah di Indonesia sering disebut seni popular. Aliran ini hamper sama dengan aliran dadaisme hanya saja pada aliran Pop Art lebih menekankan protes terhadap masyarakat Eropa yang pada waktu itu terlalu bergaya konsumtif,serta dalam mengekspresikan seninya sering menggunakan barang yang menjadi konsumsi sehari –hari masyaakat. Contoh kaleng minuman,tokoh komik,dan barang industri lainnya. Beberapa seniman Pop Art antara lain, Andy Warhol, Roy Lichenstain, Jasper John, Claes Oldenburg, dan Gorge Segal.
 



b.   Optic art
Optic Art sering disebut juga OP-Art merupakan aliran seni rupa yang memerlukan pemikiran yang rasional atau ketelitian dalam berkarya sehingga menunjukan seni yang ekspresif,dengan ciri pengolahan penipuan mata, garis dan warna seolah-olah bergerak. Tokoh Optik Art adalah Victor Vasarely (1966).


c.   Posmodernisme
Aliran posmodernisme ini berkembang di akhir abad ke-20,setelah seni modern dianggap mengalami masa kebuntuan. Dibandingkan dengan seni modern yang para seniman hanya memusatkan pada ekspresi pribadi dan penggalian gaya baru,pada seni postmodern ungkapan seni lebih ditekankan kepada semantika (makna rupa) dan semiotika (permainan tanda rupa). Aliran posmodernisme sering memadukan antara benda atau barang dengan unsur rupa lainnya menjadi karya seni. Karya demikian kerap disebut sebagai seni instalansi. Seniman yang terkenal dalam aliran ini pada tahun 1980 yaitu Carlo Maria Mariani.

 











3 komentar:

  1. maksih bgt min :D
    membantu bgt

    BalasHapus
  2. Artikelya sudah cukup bagus, tetapi, kurang tertata rapi, cukup itu saja yang diperbaiki.

    BalasHapus

mohon tulis coment kritike yo...dulur